Cara Pencairan BPJS ketenagakerjaan Online

Ingin tahu cara pencairan BPJS ketenagakerjaan yang benar? BPJS ketenagakerjaan merupakan penjamin jaminan sosial bagi ketenagakerjaan sesuai UU No 24 tahun 2011.

Ada beberapa jaminan di BPJS Ketenagakerjaan, misalnya Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Hari Tua.

Ketika pandemi, BPJS Ketenagakerjaan sudah menyiapkan metode online untuk mencairkan dana. Bagi yang belum paham, simak caranya berikut.

Dokumen Yang Harus Disiapkan

LAPAK ASIK merupakan layanan pencairan dana Jaminan Hari Tua yang dikhususkan bagi peserta usia pensiun 56 tahun, putus hubungan kerja dan pengunduran diri.

Peserta yang mengajukan pencairan bisa menyiapkan dokumen sebagai berikut :

  1. e-KTP
  2. Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  3. Buku tabungan yang tertera nomor rekening dan masih aktif
  4. Kartu Keluarga
  5. Formulir Pengajuan JHT yang diunduh di lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id
  6. Surat Keterangan sesuai kondisi peserta
  7. Foto diri terbaru
  8. Jika mengundurkan diri atau terkena PHK, wajib menyertakan Surat Berhenti Bekerja, Surat Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial dan Surat Perjanjian Kerja
  9. Jika pensiun, wajib memakai Surat Keterangan Pensiun
  10. NPWP (bagi yang klaim JHT di atas 50 juta)

Setelah dokumen di atas disiapkan, pencarian dana BPJS Ketenagakerjaan sudah bisa diajukan. Berikut pengajuannya.

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Online Paling Mudah

Untuk mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, Anda harus mencairkan lewat situs resmi BPJS. Untuk tutorial resminya bisa cek langsung berikut :

  1. Masuk ke portal layanan lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.
  2. Mengisi formulir yang berisikan informasi NIK, nomor kepesertaan dan nama lengkap.
  3. Sistem melakukan verifikasi data atas semua informasi yang diisikan.
  4. Setelah menyelesaikan verifikasi, peserta harus melengkapi berbagai data yang dibutuhkan di dalam portal.
  5. Mengunggah berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk pencairan BPJS.
  6. Peserta yang sudah berhasil menyelesaikan pengunggahan dokumen akan menerima notifikasi informasi cabang kantor dan jadwal.
  7. Siapkan berkas asli seperti yang sudah diunggah.
  8. Peserta akan mendapat video call wawancara sesuai jadwal yang sudah diterima.
  9. Jika wawancara berhasil diselesaikan dengan baik, dana akan dicairkan melalui nomor rekening.

Selain memakai situs resmi BPJS, peserta juga dapat mencairkan dana di BPJS Ketenagakerjaan menggunakan aplikasi BPJSTKU. Berikut cara pencairannya :

  1. Mengunduh aplikasi BPJSTKU di App Store atau Play Store.
  2. Login memakai email atau kata sandi (jika belum daftar silahkan daftar terlebih dahulu).
  3. Di halaman utama, pilih menu Antrian Online.
  4. Unduh formulir pengajuan JHT dan isi formulir sesuai data.
  5. Unggah dokumen yang dibutuhkan.
  6. Sistem akan melakukan verifikasi atas dokumen yang telah diunggah.
  7. Petugas akan menghubungi Anda untuk melakukan wawancara online.
  8. Selesai, dana akan dicairkan melalui rekening yang telah dilampirkan.

Setelah menyelesaikan pencairan dana, peserta dapat mengklaim dengan cara berikut :

  1. Buka situs website bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking.
  2. Masukkan nomor Kartu Peserta Jamsostek.
  3. Pilih Informasi Status Klaim.
  4. Status akan diinformasikan.

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan sangat mudah karena tidak perlu datang ke kantor cabang lagi. Semuanya sudah dapat dilakukan secara online sehingga dapat dilakukan di mana dan kapan saja.

By admin