Cara Mudah Cegah Konstipasi Anak Secara Akurat

Banyak orang tua yang mencari cara cegah konstipasi anak secara akurat. Konstipasi atau yang akrab disebut sembelit pada anak menjadi hal yang sangat wajar. Hal tersebut karena sistem pencernaan anak belum dapat bekerja optimal.

Biasanya anak yang menderita konstipasi lebih jarang buang air besar. Bahkan jika mereka bisa buang air besar, feses akan lebih keras dan kering. Sehingga saat dikeluarkan akan menjadi lebih sakit.

Penyebab umum kenapa anak bisa sembelit adalah saat awal dilatih buang air besar, mereka dilatih melakukannya di dalam popok. Setelah itu, mereka diubah dilatih untuk buang air besar di toilet.

Selain itu, masalah pola makan juga bisa menjadi penyebab utamanya. Kabar bagusnya, anak yang menderita sembelit biasanya hanya sementara karena dapat diobati dengan mudah.

Lalu, apakah orang tua bisa melakukan pencegahan supaya anak tidak mengalami konstipasi? Tentu saja ada banyak, berikut beberapa upaya cegah konstipasi pada anak yang dapat dilakukan orang tua :

1. Tambahkan serat pada makanan rutinnya

Berapa sih kebutuhan serat pada anak yang perlu dicukupi? Untuk mengetahui hal tersebut, biasanya dokter lebih menyarankan menambahkan lima gram serat pada anak yang berusia di bawah 5 tahun.

Sedangkan anak yang sudah berusia 5 tahun keatas, membutuhkan 9 gram serat untuk dikonsumsi setiap hari. Bagi orang dewasa, diperlukan 35 gram per hari.

Contoh makanan yang banyak mengandung serat adalah, kacang polong, buah naga, brokoli, bayam, jeruk, dan beberapa jenis sayuran lainnya. Bunda bisa memilih mana jenis makanan yang disukai anak saja.

2. Jangan mengganti susu

Mengkonsumsi susu secara berlebihan memang menjadi masalah besar bagi anak. Namun menghilangkan susu dari daftar makan rutin anak juga tidak bagus karena tidak dapat menghilangkan sembelit.

Bahkan malah menghilangkan kalsium yang dibutuhkan anak. Saat anak mengalami konstipasi, usahakan tetap memberinya susu. Jika perlu, pilih susu yang punya kandungan serat di dalamnya.

3. Harus rutin minum air

Orang tua yang ingin anaknya terhindar dari masalah konstipasi jangan hanya memberi anak makanan seimbang. Perlu juga asupan air putih cukup. Bagaimana jika anak bosan atau menolak minum air putih?

Banyak metode yang dapat Bunda berikan. Misalnya menaruh air putih ke dalam cangkir dan memberikannya sedotan khusus. Bisa juga menambah irisan lemon atau mentimun ke air putih supaya anak tertarik.

Konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang sangat wajar terjadi pada anak. Hanya saja jangan dibiarkan begitu saja karena efeknt akan berbahaya bagi anak. Misalnya terjadi peradangan yang tidak bagus untuk sistem pencernaan.

Meskipun pengobatan konstipasi dapat dilakukan dengan mudah, tapi mencegah masalah konstipasi pada anak juga sangat penting. Silahkan ikuti beberapa cara yang sudah kami sebutkan di atas supaya hasil yang diberikan lebih maksimal.

By admin